Temu Akbar Research Forkas 2016

April 03, 2016 kegiatan

Awal April ini, lagi-lagi FORKAS punya kegiatan yang sangat seru. Para anggota FORKAS mengadakan acara “Temu Akbar” dengan beberapa kakak pengurus PKL 55 STIS. Jadi kakak-kakak tersebut sharing cerita mengenai PKL 55. Sehingga Forkas mempunyai gambaran mengenai bagaimana tugas maupun tantangan dari tiap seksi di kegiatan PKL. Banyak pelajaran yang Forkas dapatkan dalam kegiatan ini karena kami dijelaskan mulai dari masalah penentuan tema, sie metodologi, sie kuisioner, sie pengolahan, hingga sie analisis.. Nah pertemuan ini adalah langkah awal untuk mempersiapkan salah satu kegiatan FORKAS yang menjadi andalan yaitu Research. Diharapkan dengan acara Temu Akbar ini Forkas bisa mengambil manfaat dan mengaplikasikan dalam kegiatan Research mendatang.

Sebenarnya Research adalah suatu penelitian yang Forkas lakukan di luar STIS, jadi bisa disebut MINI PKL. Disitu anggota FORKAS mempraktekkan semuanya mulai dari menentukan tema, metode samplingnya, membuat kuisioner, mencacah, mengolah data, analisis, hingga publikasi. Dengan Research kita bisa mengaplikasikan ilmu statistik yang didapatkan di kelas. Selain itu, tentu bisa jadi tempat untuk persiapan PKL yang sebenarnya di tingkat III. Sebagai catatan, di tahun 2015 Forkas telah melakukan Research pertama dengan tema Migrasi dan Registrasi Penduduk di daerah Bidara Cina.

Acara ini juga dihadiri oleh Zanial yang pernah menjabat sebagai ketua Forkas tahun 2014 dan ketua PKL 54. Kak Zan memberikan banyak pelajaran untuk Research kedepan salah satunya yaitu tiga hal perlu ditekankan bagi semua anggota dalam kegiatan-kegiatan Forkas termasuk Research yaitu COC.. Pertama, Coordination artinya pembagian tugas bagi seluruhnya harus merata. Artinya tidak ada tumpang tindih tugas ataupun ada anggota yang tidak punya tugas. Kedua, Output oriented diperlukan untuk menentukan tugas apa. Misalnya output kita adalah laporan akhir, maka telaah apa saja yang kita perlukan dan buatlan susunan tugas serta timelinenya. Yang terakhir adalah Communication dimana diharuskan adanya kejujuran. Maksudnya perlu adanya komunikasi yang ‘jujur’ (baik) antara pemimpin dengan anggotanya. Anggota yang melaksanakan tugas dari pimpinan sesuai timeline. Serta pemimpin yang mendengarkan aspirasi anggotanya.”


Kak Zanial menjelaskan asal muasal Research, manfaatnya, serta nilai COC dengan mantap


Ka Diah menjabarkan tugas-tugas sie Metodologi.


Hampir seluruh anggota Forkas menghadiri Temu Akbar kakak pkl 55 untuk persiapan Research 2016

Semoga acara tersebut dapat menjadi manfaat bagi kita semua. Amiin.

Beri Komentar